Tentang Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu)

  • Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) dibentuk sebagai wadah di tingkat nasional yang menyatukan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lain baik pemerintah maupun non pemerintah untuk bersinergi meningkatkan kemampuan bersaing UMKM Indonesia.
  • Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu  (KOPITU)  melalui penumbuhan dan pengembangan Koperasi UMKM Sukses Bersama dan PT UMKM Sukses Bersama berkomitmen menginisiasi berbagai usaha dan program kerja yang dapat mendorong kinerja UMKM Indonesia sehingga dapat lebih maju, tangguh dan sejahtera.
  • Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan perekonomian di Indonesia. Peran penting UMKM dapat dilihat dari kontribusinya terhadap pertumbuhan eknonomi, penyerapan tenaga kerja dan pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Data dari Kementerian KUKM RI menyebutkan bahwa pada tahun 2017 kontribusi UMKM adalah sebesar 62,57% dari PDB Nasional atau setara dengan 7.005 triliun rupiah dan menyerap tenaga kerja sebesar 81,7% dari 128,06 juta orang tenaga kerja. Meskipun masih fluktuatif, UMKM memiliki peran cukup besar dalam ekspor dan investasi. Nilai ekspor non migas UMKM pada tahun 2015 mencapai Rp.192,5 triliun, meningkat 3,5% dibandingkan dengan nilai ekspor yang sama pada tahun 2014. Selain itu UMKM juga terbukti mampu tetap berdiri dengan kokoh ketika krisis menerpa pada periode tahun 1987-1988.
  • Secara umum bank dunia mengidentifikasi setidak-tidaknya terdapat 4 (empat) permasalahan yang dihadapi UMKM di Indonesia, yakni : (1) ketiadaan akses permodalan, (2) ketiadaan peluang usaha, (3) kapasitas SDM dan kelembagaan UMKM serta (4) reguasi dan birokrasi. Oleh karena itu sangat diperlukan penguatan yang terkait dengan regulasi, kebijakan dan program-program dari pemerintah untuk mendorong peningkatan peran UMKM sehingga mampu memberikan kontribusi secara nyata dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Selain itu, dalam rangka menaikkan peringkat UMKM dari kelas usaha mikro ke kelas usaha kecil demikian seterusnya hingga menjadi kelas usaha besar, diperlukan terobosan-terobosan out of the box salah satunya adalah dengan meningkatkan kinerja ekpor UMKM.
EnglishIndonesian
Open chat
butuh bantuan?
Ada yang bisa KOPITU Bantu?
tanyakan keluhan anda