Bunga 3 Persen hingga Juni, Simak Syarat Pengajuan KUR BNI Online

224 Views
Pengajuan KUR BNI online dapat dilakukan melalui laman BNI eForm. KUR BNI adalah pinjaman modal usaha khusus pelaku UMKM.

Bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha, dapat melakukan pengajuan KUR BNI online melalui laman BNI eform.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pemerintah untuk membantu pembiayaan usaha kepada pelaku UMKM melalui lembaga keuangan bank, salah satunya KUR BNI.

KUR yang dimulai sejak November 2007, merupakan upaya pemerintah mempercepat pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.

Oleh karenanya, tahun ini pemerintah memberikan subsidi bunga 3 persen untuk seluruh KUR termasuk KUR BNI hingga Juni mendatang. Pada tahun sebelumnya bunga KUR sebesar 6 persen.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan plafon KUR menjadi Rp 373,17 triliun supaya pelaku UMKM dapat memanfaatkannya di tengah kesulitan pandemi Covid-19.

KUR BNI dapat menjadi salah satu opsi untuk pelaku UMKM mendapatkan pinjaman modal. Sebab, pemohon dapat mengajukan KUR BNI online melalui laman BNI eForm.

Lalu apa syarat KUR BNI?

Syarat pengajuan KUR BNI

Sama seperti pinjaman lainnya, KUR BNI juga memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon. Namun, persyaratannya berbeda tergantung jenis KUR BNI yang diambil.

Terdapat dua jenis KUR BNI, yaitu KUR BNI Super Mikro untuk pinjaman maksimal Rp 10 juta dan KUR BNI Mikro untuk pinjaman lebih dari Rp 10 juta dan maksimal Rp 50 juta.

Pemohon wajib menyiapkan biaya administrasi maksimal Rp 150.000. Kemudian jangka waktu pinjaman KUR BNI adalah 3-5 tahun.

Dilansir dari laman BNI eForm, berikut syarat pengajuan KUR BNI online:

1. KUR BNI Super Mikro

  • Individu atau badan usaha UMKM.
  • Kualitas kredit bank lancar.
  • Usia pemohon minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan ataupun pemerintah kecuali KUR.

2. KUR BNI Mikro

  • Individu atau badan usaha UMKM.
  • Melampirkan Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK).
  • Kualitas kredit bank lancar.
  • Usaha yang dijalankan berusia minimal enam bulan.
  • Usia pemohon minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan ataupun pemerintah kecuali KUR.

Perlu dicatat, bagi yang menunggak cicilan KUR BNI, maka akan dikenakan denda sebesar lima persen per tahun dari saldo yang tertunggak.

Cara pengajuan KUR BNI online

Setelah melengkapi berbagai persyaratan pengajuan KUR BNI online, maka dapat melakukan pengajuan melalui laman BNI eForm seperti berikut ini:

  1. Buka laman BNI eForm.
  2. Baca dan periksa kembali syarat dan ketentuan KUR BNI terbaru. Jika sudah memahaminya, centang persetujuan persyaratan dan informasi produk.
  3. Klik Lanjutkan.
  4. Isi semua data diri dan data usaha pemohon.
  5. Tunggu informasi dari pihak BNI.
  6. Pihak KUR BNI akan datang dan melakukan survei ke lokasi usaha yang didaftarkan dan melakukan proses wawancara.
  7. Tunggu persetujuan KUR BNI sekitar 3-7 hari kerja.
  8. Jika pengajuan KUR BNI online disetujui, maka pihak BNI akan menghubungi untuk melakukan penandatanganan perjanjian KUR BNI.

Pelaku UMKM juga dapat melakukan pengajuan KUR BNI langsung ke kantor cabang BNI terdekat dengan membawa dokumen persyaratan dan biaya administrasi.

Kemudian tunggu petugas melakukan wawancara dan survei ke lokasi usaha. Lama proses pengajuannya sama dengan pengajuan KUR BNI online, yaitu 3-7 hari kerja.

Demikian syarat dan cara pengajuan KUR BNI online yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. KUR BNI dapat diajukan melalui laman BNI eForm.

  • Suku Bunga KUR 3 Persen Bakal Dilanjut hingga Juni 2022, Ini Syaratnya
  • Plafon Meningkat, Bank Pelat Merah Siap Geber Penyaluran KUR 2022
  • Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini
  • Plafon KUR 2022 Naik, Ini Tips Pengajuan KUR bagi UMKM
  • 3 Tips agar Pengajuan KUR Disetujui Bank

No comments

Open chat
butuh bantuan?
Ada yang bisa KOPITU Bantu?
tanyakan keluhan anda