20 Brand Indonesia yang Mendunia, Sering Dikira dari Luar Negeri!

Brand Indonesia yang mendunia ternyata ada banyak, lho. Seperti yang diketahui, pemerintah Indonesia selalu menggenjot perekonomian negara, salah satunya dengan cara memasarkan produk lokal ke kancah internasional.

Oleh sebab itu, banyak brand yang sering luput kita sadari kalau brand tersebut ternyata berasal dari Indonesia. Mau tahu apa saja daftar brand Indonesia yang mendunia? Simak artikel ini sampai akhir, yuk!

  1. Krisbow
    Sering menemukan barang-barang atau perkakas dengan merek Krisbow? Tidak salah lagi, brand ini memang berasal dari Indonesia. Bahkan, nama Krisbow merupakan singkatan dari Krisnandi Wibowo, pendiri brand ini.

Ia adalah anak dari pendiri Kawan Lama Group, Wong Jin. Kawan Lama Group adalah perusahaan yang menaungi Ace Hardware dan Informa.

  1. J.CO
    Siapa yang sering makan donat? Yup, kamu pasti sudah tidak asing dengan J.CO, dong. J.CO adalah restoran asal Indonesia yang menjual minuman dan donat dengan berbagai varian rasa. Restoran ini dimiliki oleh Johnny Andrean Group yang didirikan sejak 2006.J.CO mulai mendunia ketika membuka cabangnya di Malaysia tahun 2007, di Singapura tahun 2008, di Filipina tahun 2012, di Hong Kong tahun 2016, hingga di Arab Saudi pada tahun 2018. Maka tak heran jika J.CO seringkali dikira dari luar negeri, padahal brand satu ini termasuk brand Indonesia yang mendunia.
  2. Lea Jeans
    Lea Jeans dengan kualitas yang tidak kalah dengan merek luar negeri juga termasuk dalam daftar brand Indonesia yang mendunia. Brand yang berdiri sejak 1972 ini menggunakan konsep American Style, sehingga juga sering dikira brand dari luar negeri.Usut punya usut, Lea Jeans diproduksi di Tangerang, Banten, di bawah naungan perusahaan bernama PT Lea Sanent.
  3. Terry Palmer
    Sering melihat handuk-handuk berkualitas dengan nama Terry Palmer? Mungkin kamu mengira handuk tersebut adalah produk premium yang berasal dari luar negeri.Nyatanya, Terry Palmer adalah brand yang diproduksi PT Indah Jaya. Nama ‘Palmer’ sendiri pun merupakan singkatan dari lokasi pabrik pertama brand ini, yaitu Pal Merah.Bahkan, Terry Palmer sudah mengekspor hasil produksinya hingga ke Eropa sejak 1988. Lalu pada 1992, perusahaan ini juga mengekspor ke Jepang dan Amerika. Wah, keren ya!
  4. Erigo
    Buat kamu para anak muda, tentu sering mendengar brand Erigo. Beberapa tahun ke belakang, Erigo mulai gencar memasarkan produknya ke pasar internasional. Padahal, brand pakaian yang didirikan pada 2010 ini dulunya bernama ‘Selected and Co’ dan hanya memproduksi batik kasual.Lalu pada 2013, Muhammad Sadad, pendiri Erigo mulai menjual pakaian dengan konsep street style yang kekinian. Baru pada 2022, brand Erigo mulai dilirik pasar dunia karena muncul di New York Fashion Week 2022.
  5. Paseo
    Brand asal Indonesia yang tidak kalah mendunia adalah Paseo. Merek tisu ini diproduksi oleh Asian Paper and Pulp, yaitu anak perusahaan Sinar Mas. Bahkan, Paseo ternyata sudah mengekspor produknya hingga ke 65 negara, termasuk Amerika Serikat dan Selandia Baru. Keren banget ya brand Indonesia yang mendunia satu ini!
  6. Tolak Angin
    Saking terkenalnya brand ini, tagline iklan Tolak Angin mungkin sudah melekat di setiap kepala masyarakat Indonesia. Produk obat herbal ini merupakan produksi PT Jamu Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Bahkan, Tolak Angin sudah ada sejak 1930, lho. Kini, Tolak Angin sudah diekspor ke banyak negara, seperti Arab Saudi, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Filipina, dan sebagainya.
  7. La Fonte
    Kamu penggemar spageti? Pasti sudah gak asing dengan merek yang satu ini. Memiliki nama yang berasal dari Italia, brand ini juga sering dikira berasal dari luar negeri, lho.Padahal La Fonte merupakan produksi Bogasari sejak tahun 1991. Produk-produknya pun bervariasi, mulai dari spageti, makaroni, fettucini, dan sebagainya. Kini, La Fonte sudah diekspor ke berbagai negara, mulai dari Jepang, China, Korea, Nigeria, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan lain-lain.
  8. Eiger
    Brand Indonesia yang mendunia selanjutnya adalah Eiger. Bagi kamu yang gemar naik gunung dan beraktivitas outdoor pasti sudah tak asing dengan merek ini.Eiger sudah ada sejak 1979 dan menjual berbagai peralatan untuk kegiatan outdoor. Misalnya sepatu, sendal, celana, baju, jaket, tas, topi, dan sebagainya.Bahkan, Eiger menerima penghargaan dari pemerintah pada 1992. Saat ini, kamu bisa menemukan produk-produk Eiger di dalam maupun luar negeri, seperti Jepang, Lebanon, Malaysia, dan Filipina.
  9. GT Radial
    Siapa yang sering mengira merek ban kendaraan GT Radial ini berasal dari luar negeri? Ternyata, brand satu ini sebenarnya diproduksi di Indonesia oleh PT Gajah Tunggal.Namun, produknya sudah diekspor hingga ke lebih dari 80 negara di Eropa, Amerika, Asia, Timur Tengah, Australia. Keren banget, ya!
  10. Essenza
    Bagi kamu yang pernah membeli keramik untuk membangun rumah, brand Essenza mungkin tidak luput dari penglihatanmu. Keramik Essenza ini diproduksi sejak 1993 oleh PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk.Meski termasuk brand Indonesia, Essenza ternyata sudah mengekspor produk-produknya hingga pasar Amerika, Afrika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
  11. The Executive
    Hayo, siapa yang sering mengira brand pakaian The Executive berasal dari luar negeri? Ternyata brand yang satu ini diproduksi oleh PT Delami Garment Industries di Bandung, Jawa Barat, lho.Kualitas dari produknya membuat The Executive bisa sekelas dengan merek-merek asal luar negeri. Merek ini pun sudah tembus ke pasar global, seperti negara-negara di Asia Tenggara. Hal ini yang membuat The Executive menjadi brand Indonesia yang mendunia.
  12. Indomie
    Sering melihat konten foto atau video YouTuber luar negeri yang makan Indomie sambil me-review-nya? Tidak salah lagi, Indomie memang sudah memiliki nama besar di kancah internasional.Indomie bahkan sudah diekspor ke banyak sekali negara. Mulai dari Arab Saudi, Amerika Serikat, Taiwan, Australia, Hongkong, Irak, dan beberapa negara di Afrika dan Asia. Gak tanggung-tanggung, review yang didapatkan selalu positif, lho. Bangga banget, ya?
  13. SilverQueen
    Bagi kamu yang sering menghadiahi pasanganmu di hari spesial, mungkin salah satu opsi yang pernah kamu pilih adalah memberikannya cokelat SilverQueen. Selain enak dan terjangkau, cokelat ini juga terlihat berkelas dan tidak murahan.Makanya, SilverQueen sering dikira produk asal luar negeri. Padahal, cokelat ini diproduksi oleh perusahaan asal Indonesia, yaitu PT Petra Foods. Cokelat SilverQueen juga termasuk brand Indonesia yang mendunia. Sebab produknya sudah diekspor ke 17 negara di dunia, seperti Thailand, India, Korea Selatan, Jepang, Brunei, Hongkong, Filipina, Australia, dan China. 
  14. Buccheri
    Ngaku siapa yang pernah membeli sepatu atau sendal merek Buccheri? Menggunakan nama yang classy, membuat Buccheri sering disangka berasal dari luar negeri. Padahal, brand yang sudah ada sejak 1980 ini didirikan oleh 3 saudara kandung yang berasal dari Makassar.Nama Buccheri juga terinspirasi dari ketiga nama pendirinya, yaitu Budi, Ediansyah, dan Hery. Kini, Buccheri mempunyai 120 cabang di seluruh Indonesia. Toko pertamanya dulu berada di Pasar Baru, Jakarta.
  15. HokBen
    Siapa yang kalau bingung memilih menu makan, ujung-ujungnya pergi ke HokBen? Restoran cepat saji ini menyajikan masakan ala Jepang yang sudah berdiri sejak 1985.Mungkin dulu kamu pernah mengira kalau HokBen benar-benar berasal dari Jepang. Padahal restoran ini asli produk lokal, lho! HokBen berada di bawah PT Bogainti dan outlet pertamanya ada di Kebon Kacang, Jakarta.
  16. CFC
    Satu lagi restoran cepat saji yang paling sering dikira berasal dari luar negeri, padahal aslinya dari Indonesia, yaitu CFC (California Fried Chicken). CFC bisa dibilang termasuk brand Indonesia yang mendunia karena sudah membuka cabang di beberapa negara.Aslinya, CFC berdiri di bawah PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. Meski begitu, dulu CFC memang merupakan perusahaan waralaba California Pioneer Chicken dari Pioneer Take Out asal Amerika Serikat. Namun, pada 1989 mereka melepaskan diri dari waralaba tersebut dan akhirnya memproduksi sendiri.
  17. Polygon
    Siapa yang punya sepeda Polygon di rumahnya? Merek asal Sidoarjo, Jawa Timur ini juga sering dikira berasal dari luar negeri. Sebab memang Polygon sering memperluas pasarnya hingga luar negeri.Bahkan, salah satu tim downhill kelas dunia, Hutcinson UR Team pernah menggunakan sepeda Polygon untuk bertanding di UCI DH World Cup pada 2013. Wah, keren banget brand Indonesia yang mendunia satu ini.
  18. Polytron
    Perusahaan elektronik yang satu ini juga sering dikira berasal dari Jepang atau China. Padahal, Polytron merupakan merek asli Indonesia yang penjualannya memang hingga mancanegara.Perusahaan ini sudah berdiri sejak 1975 dengan memproduksi alat-alat elektronik. Misalnya, kulkas, TV, mesin cuci, AC, speaker, dan sebagainya.
  19. Kopiko
    Brand yang satu ini juga sangat mendunia karena mengekspor produknya ke lebih dari 80 negara di dunia. Misalnya, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Portugal, Australia, dan lainnya.Kopiko sebenarnya diproduksi oleh PT Mayora Indah asal Indonesia. Belakangan Kopiko ramai diperbincangkan karena beberapa kali muncul di seri drama Korea Selatan, salah satunya yang berjudul Vincenzo.Nah, demikianlah 20 brand Indonesia yang mendunia dan sering dikira berasal dari luar negeri. Ternyata merek-merek lokal asal Indonesia begitu membanggakan karena bisa tembus ke pasar internasional.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://www.idntimes.com/

Ilmuwan Temukan Resep Es Krim Anti Meleleh, Ini Bahan Rahasianya!

JAKARTA — Makan es krim di cuaca panas begitu nikmat. Sayangnya, kebanyak es krim cepat meleleh. Namun, tak perlu khawatir karena baru-baru ini ilmuwan menemukan resep agar es krim tidak cepat meleleh dengan menambahkan satu bahan ‘rahasia’.

Para peneliti di Universitas Wisconsin-Madison menemukan bahwa menambahkan polifenol ke dalam es krim secara drastis bisa memperlambat proses pencairan, sehingga es krim dan makanan penutup lainnya yang disajika beku tetap padat selama berjam-jam pada suhu ruang.

“Kami mengetahui bahwa menambahkan polifenol ke es krim dapat menghasilkan produk yang dapat mempertahankan bentuknya selama lebih dari empat jam pada suhu kamar. Itu seperti es krim yang tidak meleleh,” ungkap Cameron Wicks, mahasiswa dan peneliti di UW-Madison, dilansir ZME Science.

Lantas apa itu Polifenol?
Polifenol merupakan antioksidan alami dan senyawa anti-inflamasi yang dapat ditemukan dalam buah-buahan seperti buah beri, ceri, dan apel. Selain itu juga bisa ditemukan dalam sayuran seperti bayam, wortel, kubis merah, dan bawang merah, biji-bijian seperti kenari, almond, dan biji chia, serta dalam teh hijau, teh hitam, dan banyak rempah, termasuk kayu manis dan oregano.

Senyawa tersebut juga diketahui memiliki beberapa manfaat kesehatan, di antaranya bisa mencegah pembentukan bekuan darah, menjaga kadar gula darah tetap terkendali, menghilangkan bakteri usus yang berbahaya, meningkatkan fungsi otak, dan bahkan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Proses Penelitian Es Krim Anti Leleh
Dalam penelitiannya, Wicks memperhatikan bahwa menambahkan polifenol pada es krim meningkatkan kekentalan dan viskositasnya. Menurut Wicks, hal ini terjadi karena polifenol berinteraksi dengan protein yang mengelilingi molekul lemak dalam es krim.

“Beberapa polifenol berikatan dengan molekul peptida dan membentuk kompleks protein-polifenol yang besar.Hal ini menyebabkan lemak es krim menggumpal, sehingga meningkatkan viskositas dan memperlambat pencairan,” paparnya

Wicks dan timnya kemudia melakukan eksperimen menarik di mana mereka membandingkan pencairan es krim biasa dengan sampel es krim yang mengandung polifenol dalam jumlah berbeda.

Mereka menempatkan setiap sampel es krim di atas jaring kawat yang digantung di atas gelas pada suhu ruang.

Dalam percobaan tersebut terlihat bawah es krim biasa membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk meleleh sepenuhnya dan melewati saringan. Sedangkan es krim kaya polifenol dapat bertahan di atas jaring kawat selama lebih dari 4 jam, dan hanya 10% dari total beratnya yang menetes ke dalam gelas kimia selama durasi tersebut.

Mereka juga menemukan bahwa polifenol dapat menjaga tekstur es krim tetap halus dan lembut karena juga berfungsi untuk mengurangi pembentukan kristal es.

Namun, penelitian tidak mengungkapkan konsentrasi polifenol saat mereka mengamati hasil tersebut. Mereka juga mencatat bahwa penambahan polifenol akan mempengaruhi cita rasa suatu produk, terutama karena banyak polifenol yang dikenal karena rasanya yang sepat.

Sejak dulu, produsen es krim menggunakan polisakarida seperti guar gum dan karagenan sebagai zat penstabil untuk menjaga kualitas dan tekstur es krim serta meningkatkan umur simpannya.

Meskipun bahan-bahan ini merupakan bahan alami, terdapat beberapa kontroversi mengenai keamanan bahan-bahan tersebut, khususnya karagenan yang terdegradasi.

Misalnya, pada 2015, para ilmuwan mengklaim bahwa karagenan sangat menyebabkan peradangan dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan mulai dari keracunan usus hingga artritis reumatoid. Namun, tidak semua peneliti setuju dengan temuan ini, dan justru menimbulkan kekhawatiran yang luas tentang penggunaan karagenan dalam makanan.

Sebaliknya, polifenol, yang berasal dari buah-buahan dan sayuran biasa, memiliki banyak manfaat kesehatan tanpa adanya efek samping berbahaya. Hal ini menjadikan polifenol sebagai alternatif yang lebih sehat dan mudah dicari ketimbang penstabil es krim pada umumnya.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://lifestyle.bisnis.com/

Biji Kopi Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa, Apa Bedanya?

Bila mampir ke sebuah kedai kopi, dua jenis kopi yang umum ditemui yaitu arabika dan robusta. Selain karena familier, komoditasnya puncukup mudah ditemui.

Padahal, kata Third Winner World Brewers Cup 2024, sekaligus Head of Coffee Common Grounds Ryan Wibawa, ada dua jenis kopi tambahan, yaitu biji kopi liberika dan excelsa.

“Selain itu (arabika dan robusta), ada lagi spesies kopi yang sebenarnya ada di lingkup dunia kopi, yaitu ada liberika dan excelsa,” kata Ryan di Dua Coffee, Tangerang Selatan, Jumat (5/7/2024).
Lantas, apa beda keempat jenis biji kopi tersebut?

Beda biji kopi arabika, robusta, liberika, dan excelsa

  1. Biji kopi arabika
    Menurut penjelasan Ryan, biji kopi arabika biasanya punya rasa yang lebih kompleks, seperti rasa fruity.
    “Pohon arabika harus ditanam di ketinggian yang cukup lebih tinggi, sejuk, dan proses penanganannya cukup sulit karena rentan terkena hama,” katanya.
    Selain itu, tambahnya, kafein yang ada pada biji kopi arabika lebih sedikit dibanding kadar kafein pada biji kopi robusta.
    “Jadi kalau mencari kopi yang bikin melek, boleh carinya robusta dibanding arabika. Tapi kalau lebih suka kopi dengan kompleksitas rasa, mungkin bisa pilih arabika,” kata Ryan.
  2. Biji kopi robusta
    Kata Ryan, biji kopi robusta bisa ditanam di ketinggian yang cukup rendah. Tidak hanya itu, biji kopi robusta juga cukup tahan dengan serangan hama.
    “(Biji kopi robusta) biasanya tidak punya rasa fruity, atau tidak punya tingkat asam yang cukup tinggi,” tuturnya.
  3. Biji kopi liberika
    Ryan menuturkan bahwa biji kopi liberika memiliki ukuran yang cukup besar dibanding biji kopi biasa. Ukurannya serupa kacang almond, dan rasanya cukup kuat.
    “Waktu saya mencoba beberapa sampel liberika dan excelsa, liberika ini punya ciri khas rasa yang cukup kuat, rasa manisnya juga ada,” katanya.
    Cuma, lanjut Ryan, tantangan biji kopi liberika saat ini yaitu ada pada tahap pascapanen, karena masih dilakukan pencarian metode bagaimana cara mengolah untuk menghasilkan rasa yang diinginkan.
  4. Biji kopi excelsa
    Excelsa merupakan jenis biji kopi yang dibawa oleh Ryan ke Chicago dan mengantarkannya menjadi tiga besar pemenang World Brewers Cup 2024.
    Kata Ryan, komoditas excelsa yang ia temui di kawasan Sukawangi, Jawa Barat pada saat itu cukup banyak. Bahkan, tanaman tersebut sudah berumur raturan tahun.
    Namun sayangnya, kata Ryan, petani kopi di sana terkendala dengan cara mengolah excelsa yang benar supaya menghasilkan rasa yang diinginkan.
    “Ternyata kopi ini punya potensi dan punya karakter yang menarik, ada beberapa proses pascapanen yang dicoba lumayan banyak,” katanya.
    Khusus kopi yang Ryan bawa ke Chicago, biji kopi excelsa ini diolah dengan teknik mossto anaerobic natural. Pada proses ini, katanya, buah ceri kopi difermentasi dengan liquid juice.
    “Yang diambil dari buah ceri kopi hanya bijinya, sedangkan buahnya tidak dipakai. Buahnya sebenarnya manis, akhirnya buah kopi dijadikan consentrate dari arabika, lalu digabungkan dengan ceri excelsa,” katanya.
    Ceri excelsa dan konsentrat arabika kemudian difermentasi beramaan. Maka terciptalah excelsa yang membawa Ryan menjadi juara.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://www.kompas.com/

Mendag akan kenakan bea masuk hingga 200 persen pada barang asal China

“Maka satu hari dua hari ini, mudah-mudahan sudah selesai permendagnya.”

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan akan mengenakan bea masuk, bahkan dengan nilai hingga 200 persen pada barang-barang asal China, dalam menyikapi persoalan perang dagang antara Negeri Tirai Bambu itu dengan Amerika Serikat (AS).

Perang dagang China dan AS, dijelaskan oleh Zulkifli Hasan, menyebabkan terjadinya “over capacity” dan “over supply” di China, yang membanjiri Indonesia, termasuk pakaian, baja, tekstil, dan lain sebagainya, karena pasar negara-negara Barat menolak mereka.

“Maka satu hari dua hari ini, mudah-mudahan sudah selesai permendagnya. Jika sudah selesai maka dikenakan apa yang kita sebut sebagai bea masuk, kita pakai tarif sebagai jalan keluar untuk perlindungan atas barang-barang yang deras masuk ke sini,” ujar Zulkifli, di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Besaran bea masuk yang akan dikenakan pada barang-barang China, dijelaskan oleh Zulkifli, telah diputuskan antara 100 persen dari harga barang sampai 200 persen.

“Saya katakan kepada teman-teman jangan takut, jangan ragu Amerika bisa mengenakan tarif terhadap keramik terhadap pakaian sampai dengan 200 persen kita juga bisa. Ini agar UMKM industri kita bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan bahwa permendag ini, merupakan respons atas regulasi-regulasi sebelumnya tentang perdagangan dan perlindungan industri lokal yang belum memuaskan bagi semua pihak.

Zulkifli menjelaskan bahwa sebetulnya perang dagang China dan Amerika Serikat (AS) ini, sudah diketahui efeknya sejak 2022 dan langsung direspons demi melindungi produk dan industri dalam negeri termasuk UMKM yang terhantam membanjirnya barang dari China.

Karenanya pada tahun 2023, lahirlah Permendag 37 yang memperketat arus barang masuk dari luar negeri, dari sebelumnya bisa langsung masuk ke toko atau konsumen tanpa sekat akibat kebijakan post border dalam bea cukai, menjadi harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu, tujuannya mengendalikan impor.

Di dalamnya juga diatur mengenai pekerja migran Indonesia (PMI) yang boleh membawa bawang dari luar negeri tidak kena pajak maksimal senilai 500 dolar pada 56 jenis produk.

Yang ketiga, Permendag 37 mengatur bahwa seluruh barang konsumen harus ada pertimbangan teknis seperti pakaian, elektronik, alas kaki, kosmetik, dan lainnya.

“Dengan Permendag 37 itu betul-betul bisa mengunci bisa mengendalikan impor,” katanya lagi.

Namun, ketika diberlakukan, kata Zulkifli, pemerintah kedodoran, di mana barang-barang PMI ketika sampai Indonesia tidak bisa jalan jalan dari bandara usai pemeriksaan bea cukai.

“Barang tak bisa jalan ratusan sampai ribuan kontainer. Ngamuk PMI, bea cukai tidak siap mendetailkan produk yang segitu banyak. Akhirnya diubah menjadi Permendag Nomor 7, dengan PMI dikembalikan lagi 500 dolar terserah nanti kayak apa barangnya,” ujarnya pula.

Namun, Permendag Nomor 7 itu dalam praktiknya tidak mudah, menurut Zulkifli, akhirnya 20.000 kontainer barang-barang di berbagai pelabuhan menumpuk, hingga akhirnya permendag itu harus diubah lagi.

“Akhirnya kita ubah Permendag Nomor 7 jadi Permendag Nomor 8, dan barang 20.000 kontainer, dalam satu bulan habis. Namun industri tekstil dan lain sebagainya komplain luar biasa ramai lagi minta dikembalikan Permendag 37. Dari situ dibutuhkan aturan baru untuk melindungi barang-barang yang deras masuk ke sini,” katanya pula.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://www.antaranews.com/

LKPP & Kemendagri Terbitkan SE soal Proses Pengadaan Barang/Jasa di BLUD

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terbitkan Surat Edaran Bersama Nomor 2 Tahun 2024. SE bersama tersebut diterbitkan untuk mewujudkan pengadaan barang/jasa yang efektif, efisien, dan akuntabel di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Adapun SE bersama itu berisi tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Kepala Daerah Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Badan Layanan Umum Daerah dan Pedoman Penyusunan Peraturan Pemimpin Badan Layanan Umum Daerah Sektor Kesehatan Tentang Pengadaan Barang/Jasa Melalui Penyedia.

Kepala LKPP Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi mengatakan dengan diterbitkannya Surat Edaran Bersama tersebut, akan mendorong terwujudnya proses Pengadaan Barang/Jasa yang cepat dan tepat di BLUD.

“Surat Edaran Bersama ini sebagai panduan dalam menyusun Peraturan Kepala Daerah dan Peraturan Pemimpin BLUD di Sektor Kesehatan tentang pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di BLUD” ungkap Hendi dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2024).

Senada dengan Hendi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan yang menjadi poin penting dari Surat Edaran Bersama tersebut ialah sebagai pedoman penyusunan digunakan sebagai panduan mempermudah proses penyusunan peraturan untuk BLUD sehingga berdampak pada pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa di BLUD.

“Surat Edaran ini untuk mempermudah dan mempercepat proses penyusunan Peraturan kepala daerah dan pemimpin BLUD tentang pengadaan barang/jasa pada BLUD. Surat ini merupakan pedoman penyusunan peraturan sehingga tidak bersifat mengikat dan hanya sebagai panduan, sehingga perlu disesuaikan dengan BLUD dari masing-masing daerah” tutur Tito.

Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya terdapat prosesi penerbitan Surat Edaran Bersama namun juga terdapat sesi panel untuk menjelaskan kebijakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri khususnya bidang kesehatan, dan diskusi teknis terkait penyusunan peraturan Kepala Daerah dan Pimpinan BLUD sektor kesehatan berdasar pada pedoman yang tertuang dalam Surat Edaran Bersama.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://news.detik.com/

Sepi Pesanan, Potret Industri Rumahan Mulai Bertumbangan di Jakarta

Pekerja menyeesakanpembatan pakaian di Industri rumahan Kawasan Jakarta, Selasa. Industri rumahan masih berjibaku dengan berbagai polemic yang memicu sepi pesanan. Kondisi ini membuat pemutusan hubungan kerja massal terus terjadi.

Sebelumnua, Industri rumahan bisa memproduksi sebanyak 3000 lusin celana anak-anak dalam setahun,kini anya bisa membuat 1000 lusin.

Hal ini berpengaruh dengan bahan yang digunakan terus mengalami kenaikan dan ongkos produksinya pun semakin tinggi.

Salah satu pekerja menjelaskan “Sekarang produksi pakaian anak-anakitu sulit, bahan yang kita gunakan naik terus sedangkan model (fashion) terus berkembang” terangnya saat berbincang dengan CNBC Indonesia.

Pantauan CNBC Indonesia dari beberapa mesin jahit hanya ada satu pekerja yang menyelesikan pembuatan celana anak-anak di ruangan tersebut. Menurut pemilik rumah produksi tersebut saat ini hanya mengerjakan pesanan pelanggan saja mulai dari celana pendek dan panjang ukuran anak-anak. “Saat ini produksi sedikit saja dan untuk pesanan pelanggan, paling hanya 100 pcs”tuturnya.

Seperti diketahui, home industry konveksi yang ada di Kawasan Jakarta rata-rata memperkerjakan 10 sampai 15 orang pekerja yang notabene juga pekerja berpendidikan rendah atau putus sekolah.

Selain mengeluhkan persoalan modal usaha, para penguasakonveksi pun mempersoalkan maraknya pakai-pakaian import bekas yang banyak beredar di pasaran, sehingga produk mereka kurang laku karena kalah bersaing dari pkaian import bekas tersebut.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/

Kredit Macet UMKM Perbankan Naik Usai Relaksasi Restrukturisasi Covid-19 Dicabut

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, bahwa terjadi peningkatan risiko kredit, khususnya pada kredit kecil dan mikro (UMKM) setelah relaksasi restrukturisasi Covid-19 dicabut pada akhir Maret 2024 lalu.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edina Rae mengatakan, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross perbankan per April 2024 sebesar 2,33% turun dari Maret 2024 yang berada di level 2,25% dan NPL net sebesar 0,81% dari Maret 2024 yang berada di level 0,77%.

Adapun, NPL gross UMKM per April 2024 berada pada level 4,26%, naik dari Maret 2024 yang berada di level 3,98% dan NPL net menjadi 1,54%, naik dari bulan lalu sebesar 1,45%

“Peningkatan NPL gross UMKM utamanya pada segmen kredit kecil dan mikro yang naik menjadi 3,89% di April 2024 dari Maret 2024 yang berada di level 3,65%. Walaupun demikian, perbankan telah mengantisipasi kenaikan NPL UMKM tersebut dengan membentuk CKPN kredit UMKM sebesar Rp 85,5 triliun dan perbandingan antara total CKPN UMKM terhadap total NPL UMKM mencapai sebesar 137,37%,” ungkap Dian saat konferensi pers RDKB OJK belum lama ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar juga menjelaskan, bahwa perbankan telah melakukan langkah antisipatif melalui pembentukan pencadangan yang memadai. Termasuk untuk penghapus bukuan dalam rangka menata kembali necara bank.

“Dengan langkah antisipasi tersebut, risiko kredit kecil mikro dapat berada di level terjaga dan kinerja bank bisa tumbuh secara berkelanjutan. OJK juga terus memonitor manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian dari industri perbankan,” tuturnya.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://keuangan.kontan.co.id/

Kredit Macet UMKM Perbankan Naik Usai Relaksasi Restrukturisasi Covid-19 Dicabut

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, bahwa terjadi peningkatan risiko kredit, khususnya pada kredit kecil dan mikro (UMKM) setelah relaksasi restrukturisasi Covid-19 dicabut pada akhir Maret 2024 lalu.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Edina Rae mengatakan, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross perbankan per April 2024 sebesar 2,33% turun dari Maret 2024 yang berada di level 2,25% dan NPL net sebesar 0,81% dari Maret 2024 yang berada di level 0,77%.

Adapun, NPL gross UMKM per April 2024 berada pada level 4,26%, naik dari Maret 2024 yang berada di level 3,98% dan NPL net menjadi 1,54%, naik dari bulan lalu sebesar 1,45%

“Peningkatan NPL gross UMKM utamanya pada segmen kredit kecil dan mikro yang naik menjadi 3,89% di April 2024 dari Maret 2024 yang berada di level 3,65%. Walaupun demikian, perbankan telah mengantisipasi kenaikan NPL UMKM tersebut dengan membentuk CKPN kredit UMKM sebesar Rp 85,5 triliun dan perbandingan antara total CKPN UMKM terhadap total NPL UMKM mencapai sebesar 137,37%,” ungkap Dian saat konferensi pers RDKB OJK belum lama ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar juga menjelaskan, bahwa perbankan telah melakukan langkah antisipatif melalui pembentukan pencadangan yang memadai. Termasuk untuk penghapus bukuan dalam rangka menata kembali necara bank.

“Dengan langkah antisipasi tersebut, risiko kredit kecil mikro dapat berada di level terjaga dan kinerja bank bisa tumbuh secara berkelanjutan. OJK juga terus memonitor manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian dari industri perbankan,” tuturnya.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://keuangan.kontan.co.id/

4 Kelebihan Strategi Pemasaran Menggunakan AI, Termasuk Lebih Efisien

Saat ini kehadiran Artificial Intelligence (AI) bisa memudahkan banyak kegiatan manusia. Mulai dari memudahkan kegiatan edukasi hingga kegiatan bisnis, yang bisa lebih praktis menggunakan AI.

Cara kerja AI yang cepat dan ringkas membuat banyak pekerjaan lebih mudah terselesaikan.

Dalam bisnis, tidak jarang AI digunakan untuk mencari informasi, menganalisis, membuat produk desain dan editing, hingga menyusun strategi bisnis.

AI juga kerap digunakan dalam pemasaran bisnis, seperti membuat copywriting dan merancang pemasaran.

Selain itu, AI juga memiliki berbagai manfaat untuk strategi pemasaran bisnis. Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Kerja Lebih Efisien

AI yang pada dasarnya cepat dan praktis tentu bisa menghemat waktu, tenaga, dan pikiran.
AI yang bekerja otomatis memproses suatu perintah dari penggunanya, bisa menyelesaikan banyak tugas dalam waktu singkat. Kehadiran AI untuk menyusun strategi pemasaran juga memungkinkan tim kerja lebih efisien dengan berfokus pada pekerjaan yang lebih besar dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan kecil menggunakan AI.
Sebagai contoh, AI bisa digunakan untuk menulis copywriting pemasaran di saat tim yang lain mengerjakan tugas editing video konten promosi.
Dengan begitu, dua tugas ini bisa selesai secara bersamaan.

  1. Hemat Biaya

Kegunaan AI dalam bisnis juga bisa menghemat biaya perusahaan.
Jika sedang terdesak dan butuh hasil yang cepat, AI bisa digunakan untuk menganalisis data konsumen tanpa perlu membayar seorang data analisis.
Menganalisis data konsumen juga diperlukan dalam strategi pemasaran, tujuannya adalah untuk mengetahui beberapa hal, seperti minat pasar dan tingkat pembelian. Dengan menggunakan AI, kamu bisa memasukkan data dan AI akan menjelaskan kesimpulan dari analisis data tersebut.

  1. Memunculkan Ide dan Inovasi

Strategi pemasaran tentu perlu diimbangi dengan ide-ide kreatif, agar pemasaran bisa efektif menarik banyak pembeli. Ada kalanya, pelaku usaha atau tim pemasaran tidak memiliki ide segar untuk merancang strategi pemasaran.
Dengan menggunakan bantuan AI, kamu bisa mencari ide-ide baru untuk memasarkan produk. Bahkan, mungkin saja melahirkan inovasi baru yang membuat produk kamu semakin diminati konsumen.
AI dengan database informasi yang luas, memungkinkan kamu mengembangkan ide dan menyusun strategi pemasaran yang menarik, yang mungkin saja belum pernah terpikirkan olehmu sebelumnya.

  1. Perusahaan Tetap Kompetitif

Keuntungan lain dari melibatkan AI dalam strategi pemasaran adalah perusahaan bisa mengikuti perkembangan digital saat ini. Kompetitor tentu sudah banyak yang juga menggunakan teknologi AI ini, oleh sebab itu, penting bagi pelaku usaha untuk bisa menggunakan AI, agar tetap kompetitif dengan menggunakan teknologi digital yang ada.
Tidak jarang informasi dan strategi dari AI juga merupakan data terbaru yang paling relevan, sehingga perusahaan kamu tetap bisa update mengikuti perkembangan. Hal ini penting untuk strategi pemasaran bisnis.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://umkm.kompas.com/

Bagaimana Cara Kegiatan Usaha Didata sebagaiUMKM Berdasarkan Pajak?

Wajib pajak yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) punya privilege untuk membayar pajak dengan tarif PPh final 0,5%.

Syaratnya, wajib pajak tersebut memperoleh omzet
tidak lebih dari Rp4,8 miliar dalam 1 tahun pajak.
Agar ‘didata’ sebagai pelaku UMKM dan berhak atas PPh final 0,5%, wajib pajak harus memiliki surat keterangan dari kantor pajak. Surat keterangan ini menerangkan bahwa wajib pajak memenuhi kriteria sebagai wajib pajak
yang memiliki omzet tidak lebih Rp4,8 miliar sesuai dengan PP 55/2022.
“Wajib pajak bersangkutan harus menyerahkan salinan surat keterangan yang dimaksud kepada pemotong/pemungut PPh,” bunyi Pasal 8 ayat (1) huruf b PMK 164/2023, dikutip pada Kamis (13/6/2024)

Surat keterangan itu nantinya perlu ditunjukkan kepada pihak pemotong/pemungut pajak. Dengan begitu, wajib pajak UMKM dikenai pemotongan hanya sebesar 0,5% ketika melakukan penjualan atau penyerahan jasa kepada pemotong/pemungut tersebut.

Untuk memperoleh surat keterangan, wajib pajak UMKM yang berstatus pusat perlu mengajukan permohonan ke KPP tempat wajib pajak berstatus pusat terdaftar. Saat ini, pengajuan suket sudah bisa dilakukan melalui aplikasi Info KSWP yang tersedia di DJP Online.

Surat keterangan berlaku sejak tanggal diterbitkan hingga berakhirnya jangka waktu pemanfaatan skema PPh final UMKM, yakni 3 tahun pajak untuk wajib pajak badan PT; 4 tahun pajak untuk wajib pajak badan berbentuk CV, firma, koperasi, dan perseroan perorangan; dan 7 tahun untuk wajib pajak orang pribadi.

Namun, masa berlaku suket bisa berakhir lebih awal apabila wajib pajak memilih untuk dikenai PPh sesuai dengan ketentuan umum atau wajib pajak sudah tidak memenuhi syarat untuk memanfaatkan skema PPh final UMKM.
Selanjutnya, perlu diingat juga bahwa PP 55/2022 juga mengatur adanya batas omzet tidak kena pajak bagi pelaku UMKM, yakni Rp500 juta. Untuk terbebas dari pemungutan PPh final 0,5% itu, wajib pajak perlu membuat surat pernyataan.
Sederhananya, surat pernyataan adalah surat yang menyatakan bahwa omzet dari kegiatan usaha wajib pajak orang pribadi UMKM masih belum melebihi Rp500 juta ketika bertransaksi dengan pihak pemotong/pemungut pajak.

Dengan surat pernyataan tersebut, wajib pajak orang pribadi UMKM nantinya akan terbebas dari pemotongan/pemungutan PPh ketika melakukan penjualan barang atau penyerahan jasa kepada pihak pemotong/pemungut.

Berbeda dengan suket yang pembuatannya perlu diminta ke DJP, surat pernyataan bisa dibuat sendiri oleh wajib pajak orang pribadi UMKM. Format surat pernyataan telah tercantum dalam Lampiran PMK 164/2023.
Hanya saja, fasilitas omzet hingga Rp500 juta tidak kena pajak ini hanya berlaku bagi wajib pajak orang pribadi UMKM. Dengan demikian, wajib pajak badan UMKM dengan omzet belum mencapai Rp500 juta tidak dapat menunjukkan surat pernyataan dan tetap kena PPh final 0,5%.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://news.ddtc.co.id/

UMKM belum bangkit, butuh “Obat” apa?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan adanya pemulihan yang terlambat (lagging recovery) menjadi salah satu alasan kredit macet (non performing loan/NPL) sektor UMKM masih belum sesuai dengan harapan.

Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad menilai tingginya NPL tidak lepas dari belum pulihnya bisnis UMKM pasaca pandemi. Tercatat ada 4 sektor yang masih mengalami tekanan mulai dari UMKM sektor konstruksi dengan NPL masih mencapai 10% di Maret 2024. Selain itu UMKM sektor perdagangan besar dan eceran, sektor perantara keuangan dan real estate juga masih menghadapi banyak tantangan.

Yang Pertama, sektor konstruksi untuk UMKM, itu memang NPL-nya bahkan di Maret itu sampai 10,23%. Begitu, ini yang menunjukkan bahwa sejak pandemi, pemulihannya jauh lebih lambat. Pandemi mereka bisa NPL-nya sekitar 11,3, dan ini membuktikan bahwa memang sektor ini belum kembali pulih. Karena butuh waktu yang lebih lambat dari sisi ekonomi.

Yang kedua, perdagangan besar dan eceran, gitu trennya justru meningkat. Sejak pandemi, bukan turun. Kalau tadi konstruksi walaupun tinggi tapi turun, tapi kalau perdagangan besar dan eceran untuk UMKM justru meningkat. Ini membuktikan bahwa era sejak era pandemi memang tidak banyak perubahan yang mendasar dari sisi bagaimana mereka meningkatkan akses ke market, meskipun sudah ada sisi penambahan modal kerja maupun investasi.

Yang ketiga, saya kira adalah sektor perantara keuangan ini memang cukup naik tajam. NPL-nya menjadi 5,11, padahal pada awal pandemi hanya sekitar 3,58. Ini melihat bahwa tren kenaikan suku bunga yang tinggi membuat kesulitan bagi para kreditor membayar kewajibannya, terutama bagi UMKM di sektor perantara keuangan.

Terakhir, ada real estate. Meskipun sudah mengalami melandai, ya karena sudah mulai tumbuh, sekarang ada perbaikan tetapi masih perlu kita lihat. Sementara sektor lainnya, pertanian, perikanan, pertambangan, industri, dan jasa perorangan, trennya sebenarnya semakin membaik. Ini membuktikan bahwa beberapa sektor setelah pandemi setelah kita mengalui fase pemulihan, banyak yang juga sudah mengalami perbaikan.

“Kalau kredit UMKM itu rasionya mungkin sekitar 19 sampai 20% dari total kredit perbankan secara umum, ya dengan laju 7%. Dan ini lebih rendah, menandakan bahwa di bawah ini, saya kira sangat signifikan mempengaruhi ekonomi nasional. UMKM kontribusinya sekitar 60% dari PDB. Jadi kalau ada keterlambatan dari sisi kredit hanya sekitar 7%, maka tentu saja ini akan memperlabat pemulihan ekonomi dan ini terbukti nyata karena banyak mereka yang bergerak pada wilayah lokal dan banyak juga bergerak pada sektor makanan dan minuman. Maka ini akan mempengaruhi konsumsi masyarakat dan daya beli, dan ini yang kemudian memang akhirnya kita butuh katakan butuh satu kebijakan yang bisa mereka bisa keluar dari situasi tekanan yang cukup berat bagi mereka.” ujar Tauhid Ahmad.

Keadaan ini akan sangat tergantung pada polisi-polisi di bidang suku bunga, kemudian juga keman kredit, ataupun yang juga penting adalah bagaimana mereka mengatasi tekanan-tekanan dari market dengan situasi pasca Covid maupun dengan digital sekarang ini.

Kita ketahui juga di tahun ini Bank Indonesia sudah menaikkan satu kali 25 poin. Begitu, seperti apa hal ini mungkin akan berdampak juga kepada kredit, khususnya kredit UMKM, begitu ke depannya, ya. Saya kira kalau misalnya kita dalam bahkan 2-3 tahun terakhir kita mengalami era suku bunga tinggi, maka memang banyak pihak, termasuk banyak kalangan, ya, kita juga berharap bahwa era suku bunga ini harus secepatnya diakhiri.

Dikarenakan inflasi sudah rendah, kita butuh katakan karena suku bunga yang cukup kompetitif bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Kalau misalnya ini terlalu lama, tentu saja memang ini akan membuat sektor UMKM terutama.

Kalau lihat dari sisi NPL, justru yang UMKM bukan yang mikro atau kecil tapi yang menengah, ini yang menengah yang kemudian memang mereka merasakan sekali kesulitan untuk membayar kewajiban-kewajibannya dan salah satunya adalah bagaimana kita bisa mengacelerate suku bunga agar bisa lebih kalau bisa memang ini tertinggi dan mungkin di Kuartal keempat ataupun di Kuartal pertama tahun depan, itu sudah mulai diturunkan dan berharap bahwa bank-bank juga bisa secepatnya begitu, lag-nya tidak terlalu lama untuk bisa menyesuaikan suku bunga yang apa yang memang dibutuhkan bagi UMKM, meskipun kita tahu kita sudah ada polisi mengenai kur dengan subsidi.

Tapi tentu saja ini harus bisa diakses jauh lebih banyak dan lebih besar, terutama alokasinya bagi beberapa sektor yang sebenarnya sudah menunjukkan trenden perbaikan. Artinya ekspektasinya adalah bahwa tidak ada lagi kenaikan suku bunga ke depannya.

Pak, tauhid mengatakan “Saya kira sudah pada level tertinggi dan kita lihat beberapa Polisi ke depan, statement-statement dari sendiri tampaknya mereka sudah mulai merespon inflasi di us sendiri yang sudah mulai melandai. Namun, yang juga penting adalah bagaimana upaya menurunkan apa nilai tukar agar juga suku bunga bisa kita turunkan. Saya kira upaya-upaya di pasar keuangan maupun di pasar valuta itu menjadi ujung tombak agar juga memiliki pengaruh ya terhadap suku bunga kita, begitu. Meskipun mungkin bukan satu-satunya bagi bank, ya, tapi saya kira ini akan menjadi engor bagi bank untuk melihat proyeksi hubungan kita ke depan, begitu, oke, baik.”

Saat ini kredit UMKM mencapai 19-20% dari rasio kredit perbankan dan sektor UMKM berkontribusi sektar 60% dari PDB sehingga tekanan sektor UMKM akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Nasional.

Dibutuhkan kebijakan yang membantu kebangkitan UKM termasuk utaran terkait suku bunga, kredit hingga membantu UMKM menghadapi tekanan pasca covid-19 dan transformasi digitalisasi.

TAGAR: #SuksesExpor #UMKM #umkmkopitu #goExpor #goGlobal #ukmnaikkelas #yoyokpitoyo #KOPITU #G20 #Viral

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/.

Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=iCDJRx7FiTU

KOPITU Mendukung Program Ketahanan Pangan “MoU Dengan Direktur PSP Kementan

Yoyok Pitoyo Selaku ketua Umum KOPITU Bersama Indah Megahwati selaku Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP Kementerian Pertanian Republik Indonesia menandatangani secara langsung MoU dengan Direktorat Pembiayaan Pertanian Ditjen PSP Kementerian Pertanian RI terkait KERJASAMA SINERGI ALAT DAN MESIN PERTANIAN IKM KOMITE PENGUSAHA MIKRO KECIL MENENGAH INDONESIA BERSATU (KOPITU) di Gedung Kementerian pertanian RI.