OPITU dan BRIN Teken MoU Bantu UKM Go Internasional

JAKARTA-Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

Kerjasama ini dalam rangka mewujudkan riset, inovasi dan hilirisasi baik bidang hayati dan lingkungan maupun bidang pertanian (teknologi pasca panen) dan pangan termasuk pengolahan sampah dengan teknologiRefuse Derived Fuel (RDF).

Ketua Umum KOPITU, Yoyok Pitoyo didampingi para Wakil Ketua Umum pengurus DPP Pusat dan perwakilan DPW dan DPD KOPITU hadir di kantor BRIN dalam rangka penandatangan MOU guna mensukseskan sinergi antara KOPITU dan BRIN.

Hendrian selaku Plt.Deputi Pemanfaatan Riset & Inovasi BRIN di dampingi Dadan Nugroho selaku Direktur Pemanfaatan Riset & Inovasi Kementrian / Lembaga Masyarakat, Usaha Mikro, Kecil & Menengah BRIN beserta jajaran menyambut hangat kedatangan KOPITU.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Sejarah WTO dan Tujuan Berdirinya Organisasi Baca artikel CNN Indonesia

Organisasi perdagangan dunia WTO lahir pada 1995, tapi kiprahnya sudah ada jauh sebelum itu. Berikut sejarah WTO hingga tujuan berdirinya organisasi.

World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia lahir pada 1 Januari 1995 silam.
Sejarah dan tujuan berdirinya WTO sebagai organisasi perdagangan dunia adalah untuk membantu anggota menggunakan perdagangan sebagai sarana meningkatkan taraf hidup dan kehidupan masyarakat serta menciptakan lapangan kerja.

Dikutip dari laman resmi WTO, organisasi ini mengoperasikan sistem perdagangan global dan membantu negara-negara berkembang untuk membangun kapasitas perdagangan.

Selain itu, WTO juga menyediakan forum bagi para anggotanya ketika mereka perlu berunding seputar perjanjian perdagangan–untuk menyelesaikan problem perdagangan yang dihadapi masing-masing negara.

Hingga kini tercatat ada setidaknya 164 negara anggota yang mewakili lebih 98 persen dari perdagangan dunia. Sebanyak 117 di antaranya adalah negara berkembang atau wilayah yang masih terpisah.

Sejarah Lahirnya WTO

WTO  copper alphabet under light with bokeh light dots https://i1298.photobucket.com/albums/ag50/nanoqfu/financial%20_zpsmioxqtyg.jpg


Pembentukan WTO menandai reformasi perdagangan internasional terbesar sejak berakhirnya Perang Dunia kedua. Peristiwa tersebut memang terjadi 27 silam.

Namun, organisasi perdagangan dunia ini sebetulnya sudah lahir jauh sebelum itu, lewat bentuk lain.

Dokumen mencatat WTO dibuat pada 1995, tapi sejarah merekam organisasi ini merupakan penerus dari General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) yang ada sejak 1947.

Sepanjang 1948 hingga 1994, GATT menyiapkan pelbagai aturan untuk sebagian besar perdagangan dunia. Tak hanya itu, GATT berperan terhadap tingkat pertumbuhan tertinggi perdagangan internasional dalam beberapa periode kala itu.

Kemunculan GATT sebagai pendahulu WTO ini membantu menciptakan sistem perdagangan internasional yang kuat dan makmur. Sehingga, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bila GATT utamanya menangani perdagangan internasional, WTO dan perjanjiannya bukan hanya mengurus perkara itu, melainkan juga ihwal perdagangan jasa serta kekayaan intelektual.

Lahirnya WTO pun turut menciptakan prosedur baru penyelesaian sengketa perdagangan.

Tujuan Berdirinya WTO dan Program Organisasi
Tujuan berdirinya WTO antara lain untuk menyejahterakan masyarakat di seluruh dunia lewat perdagangan. (AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI)
Dikutip dari laman organisasi, tujuan mendasar berdirinya WTO adalah menyejahterakan masyarakat di seluruh dunia. Selain itu, WTO juga acap menyiapkan forum untuk mengurai hambatan perdagangan internasional.

Perjanjian Marrakesh, salah satu yang mendasari pendirian WTO menyatakan perdagangan harus dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup, pendapatan riil, memastikan lapangan kerja penuh, memperluas perdagangan global barang dan jasa, sembari membuka peluang penggunaan sumber daya dunia secara optimal.

Adapun sejumlah peran dan tujuan berdirinya organisasi WTO antara lain:

Mencatat atau mengadministrasikan perjanjian maupun kesepakatan perdagangan WTO.
Menggelar forum untuk melangsungkan negosiasi perdagangan.
Menangani sengketa perdagangan.
Menyediakan kerangka hukum dan kelembagaan untuk pemantauan kebijakan perdagangan.
Memberikan bantuan teknis dan pelatihan untuk negara berkembang.
Membuka peluang kerja sama dengan organisasi internasional lainnya terkait perkembangan ekonomi global.
Direktur Jenderal WTO kini dijabat Ngozi Okonjo-Iweala, perempuan dan warga Afrika pertama yang menduduki kursi ini. Namun begitu, keputusan dalam WTO umumnya diambil melalui konsensus anggota.

WTO Wanti-wanti Perang Rusia-Ukraina Ancam Perdagangan Dunia
Adapun badan kelembagaan tertinggi organisasi berupa Konferensi Tingkat Menteri yang pertemuannya digelar dua tahun sekali.

Meskipun WTO digerakkan negara-negara anggota, organisasi ini tidak dapat berfungsi tanpa sekretariat untuk mengkoordinasikan pelbagai kegiatan.

Sekretariat WTO yang bermarkas di Jenewa, Swiss mempekerjakan lebih 600 staf serta para ahli meliputi pengacara, ekonom, ahli statistik dan pakar komunikasi.

Mereka bertugas memastikan berbagai program WTO berjalan lancar di antaranya seperti negosiasi perdagangan hingga penerapan aturan perdagangan internasional secara benar. Demikian sejarah WTO dan tujuan berdirinya.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Kebumen International Expo 2022 Terobosan untuk Gairahkan Perekonomian Daerah

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki mengunjungi acara Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) di Alun-Alun Kebumen, Jawa Tengah.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKopUKM) Teten Masduki menyakini Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) bisa menjadi terobosan untuk menggerakkan kembali perekonomian daerah Kebumen. Teten juga mendukung event tersebut bisa menjadi wadah untuk mempromosikan produk-produk unggulan UKM Kebumen ke pasar yang lebih luas serta meningkatkan kunjungan wisata. “Penyelenggaraan ini sangat tepat karena event dan wisata menjadi salah satu solusi yang efektif untuk menggerakkan perekonomian daerah,” ungkap Teten Masduki dalam acara Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) di Alun-Alun Kebumen, Jawa Tengah seperti termuat dalam siaran pers. Teten menambahkan berbagai rangkaian acara menarik yang telah dirancang dan dipersiapkan dalam KIE 2022 ini diharapkan dapat menambah jumlah UMKM yang onboarding dalam ekosistem digital. Nantinya, KIE 2022 dapat berkontribusi terhadap target pemerintah untuk membuat 30 juta pelaku UMKM masuk dalam ekosistem digital di tahun 2024. “Mudah-mudahan dari sekitar 40.000 UMKM yang ada di KIE 2022 ini sebagian besar bisa segera didorong onboarding,” kata Teten. Teten berharap KIE 2022 dapat meningkatkan jumlah belanja barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Kebumen sekaligus memenuhi upaya untuk mencapai target 40 persen belanja barang dan jasa pemerintah untuk produk UMKM. “Presiden Joko Widodo selalu menyatakan sekarang ekonomi dunia lesu, maka belanja pemerintah ini harus dimaksimalkan untuk hadirkan pertumbuhan ekonomi 1,8 persen dan menyerap 2 juta lapangan pekerjaan tanpa investasi baru. Konsumsi juga perlu digerakkan, dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) untuk mendorong masyarakat lebih memilih menggunakan produk hasil bangsa sendiri,” kata Teten. Teten juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam penyelenggaraan KIE 2022 yang telah menggabungkan perdagangan, investasi, dan pariwisata dalam satu kegiatan. Dengan demikian, menjadi pendekatan yang holistik dan patut dicontoh dan dijadikan model dalam penyelenggaran kegiatan lain yang sejenis. “Karena ini tahun pertama, tahun berikutnya harus dikelola lebih baik untuk menggerakkan perekonomian,” ujar Teten. Lihat Foto Pembukaan acara Kebumen International Expo 2022 (KIE 2022) di Alun-Alun Kebumen, Jawa Tengah.(Dok. KemenKopUKM) Teten berharap kegiatan KIE 2022 dapat diselenggarakan secara berkelanjutan serta dapat masuk ke dalam kalender event international yang dicari oleh para buyer dan investor. Nantinya, KIE 2022 dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kebumen dan membawa produk unggulan Kabupaten Kebumen ke pasar dalam negeri maupun global. Sementara itu, Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah kabupaten, kementerian terkait, dan Pertamina untuk mendukung kemajuan perekonomian Indonesia. Di tempat yang sama, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengungkapkan bahwa agenda KIE 2022 ini akan berlangsung sampai 2 Juli 2022 dan terdapat 500 stand yang mayoritas diisi oleh pelaku UMKM terdiri dari instansi pemerintahan baik provinsi maupun daerah, BUMN/BUMD, Asosiasi Industri, Perdagangan, dan Pariwisata. Kemudian ada juga dari perbankan, lembaga keuangan dan pembiayaan, pelaku UMKM, pariwsata, pelaku seni, atau budayawan, otomotif, dan lain sebagainya. Di hari selanjutnya juga bakal diisi kegiatan yang menarik, seperti festival anak dengan berbagai macam lomba dan pertunjukan. Lalu festival batik dengan menampilkan parade Batik Jagad, Kebumen Batik Trunk Show, dan pemilihan Duta Wisata. Ada juga Festival Budaya dan Kuliner, Geo bike dengan menyusuri lokasi Geopark, Karangsambung dan Karangbolong, lalu Pesona Wisata City Tour dan Desa Wisata, penampilan para artis Ibu Kota, yakni Sammy Simorangkir, Padi, Kotak, Gigi, Shalawatan Gus Azmi Askandar, Rhoma Irama dan Iwan Fals, serta Amy Search dari Malaysia. Ada juga lomba fotografi, vlog, skesta, jurnal, Tiktok, lomba poster, dan Fashion Show, dan lain-lain. “Kegiatan ini persembahan dari masyarakat Kebumen untuk Indonesia maju, bangkit, menuju Indonesia Emas. Semoga gelaran ini dapat membangkitkan semangat kita untuk memajukan perekonomian dan pengentasan kemiskinan,” kata Arif.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

BNI-KBRI Seoul Boyong Produk UMKM Binaan hingga Negeri K-Pop

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan Kementerian Perdagangan memboyong produk-produk UMKM binaan BNI ke pameran Imported Goods Fair (IGF) 2022. Event yang digelar pada 23-25 Juni 2022 di Coex Seoul ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Korea Importers Association (KOIMA).
Tujuannya untuk mendukung produsen dan supplier luar negeri dalam mempromosikan produk-produk kepada importir dan konsumen di Korea Selatan.

BNI

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies bersama Executive Vice Chairman KOIMA Kim Young-sun menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) antara BNI dengan KOIMA yang mencakup kerja sama dalam program business matching dan pertukaran informasi yang berhubungan dengan eksportir Indonesia dan importir Korea Selatan.

Momen ini disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto serta Chairman & CEO KOIMA Kim Byung-Kwan.

“Dengan adanya kerja sama BNI dengan KOIMA kami mengharapkan BNI dapat menjadi pintu gerbang pagi perusahaan Indonesia untuk masuk ke pasar Korea Selatan yaitu dengan secara langsung mempertemukan dengan importirnya, sekaligus menguatkan peran kami sebagai bank global asal Indonesia,” ujar Gandi dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

Pada event IGF tahun ini, Paviliun Indonesia membawa mitra UMKM binaan BNI dalam program Xpora untuk berpartisipasi dan mempromosikan produk-produk unggulan seperti mebel dan dekorasi kayu, perhiasan perak dan mutiara hingga kopi dan produk makanan.

Corina mengungkapkan Korea Selatan memiliki potensi pasar yang besar bagi produk UMKM Indonesia, mengingat 82% penduduk Korea Selatan tinggal di perkotaan dan memiliki usia harapan hidup terpanjang.

Ia mengaku kerja sama antara BNI, KOIMA dan Kementerian Perdagangan dalam event IGF 2022 ini memberikan dampak langsung kepada nasabah Xpora. Saat ini, BNI mulai menerima banyak permintaan dari anggota KOIMA untuk melakukan business matching selama pameran.

“Hal ini merupakan upaya untuk menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri, menambah potensi lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia, serta mendorong UMKM dalam negeri untuk masuk pasar internasional, sekaligus menarik banyak potensi penanaman modal dari luar negeri. Kami juga menyediakan fasilitas permodalan bagi para pelaku UMKM diaspora,” pungkasnya.

Diketahui, BNI telah berhasil mencatatkan pertumbuhan volume ekspor sepanjang Januari-Mei 2022, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 30,62%. BNI juga telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Korea Selatan dan juga Kementerian Perdagangan untuk terus menggali potensi pasar di Korea Selatan, termasuk dengan mendorong kolaborasi bersama diaspora.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Koperasi Ingin Dapat Pinjaman Bergulir LPDB? Perhatikan Syarat Ini

Penandatanganan akad kredit antara Koperasi Pemasaran Sarana Bangun Lampung (Sabalam) menandatangani akad pinjaman senilai Rp 4,5 miliar dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM



Penandatanganan akad kredit antara Koperasi Pemasaran Sarana Bangun Lampung (Sabalam) menandatangani akad pinjaman senilai Rp 4,5 miliar dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM.

Koperasi Pemasaran Sarana Bangun Lampung (Sabalam) mendapatkan fasilitas pinjaman senilai Rp 4,5 miliar dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM (LPDB KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM. Ketua Koperasi Pemasaran Sabalam Supriyanto membagikan pengalamannya mengenai proses pengajuan fasilitas pinjaman dari LPDB. Menurut dia, ada satu syarat yang harus diperhatikan agar koperasi bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari LPDB. Syarat dimaksud adalah yakni administrasi.

“Kami akui tata kelola administrasi kami belum rapi. Masih banyak data yang menurut kami sudah lengkap, ternyata belum (lengkap),” kata Supriyanto, Kamis (23/6/2022). Melihat ada persyaratan administrasi yang harus rapi, pihaknya segera melakukan pembenahan. Sehingga, secara langsung proses pengajuan pinjaman ke LPDB KUMKM menjadi ajang belajar sekaligus perapihan tata kelola administrasi internal. “Ya seharusnya seperti itu, koperasi dari awal sudah harus tertib administrasi,” kata Supriyanto. Terkait hal ini, Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo mengatakan, tata kelola yang bagus menjadi kriteria sebuah koperasi laik mendapatkan pembiayaan LPDB ini. “(Tata kelola) ini lebih ke pembinaan sebenarnya, bukan mempersulit. Karena jika sudah bagus, nanti akses kemana-mana akan mudah,” kata Supomo. Menurutnya tata kelola administrasi melingkupi RAT sudah dilakukan, transparansi, hingga akuntabilitas dari koperasi tersebut. Dengan demikian, standar penerimaan LPDB KUMKM menjadi tinggi demi keuntungan koperasi penerima pinjaman itu sendiri.

“Di Lampung ini ada lebih dari 2.000 koperasi, tetapi apakah semua sudah rapi tata kelola administrasinya? Tata kelola koperasi sudah ada aturannya sendiri, ini yang harus dipenuhi,” kata Soepomo. Selain itu, keberhasilan Koperasi Pemasaran Sabalam mendapatkan pinjaman LPDB sebesar Rp 4,5 miliar tidak bisa dilepaskan dari pendampingan Siger Innovation Hub. Soepomo mengatakan, Koperasi Pemasaran Sabalam adalah tenan dari Siger Innovation Hub. “Ini adalah keberhasilan dari inkubasi yang dilakukan oleh Siger Innovation Hub, salah satunya adalah akses pembiayaan ke LPDB,” kata Soepomo.

Diberitakan sebelumnya, Koperasi Pemasaran Sarana Bangun Lampung (Sabalam) menandatangani akad pinjaman senilai Rp 4,5 miliar dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM (LPDB KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM. Penandatanganan akad pinjaman ini digelar di Sekretariat Siger Innovation Hub di Jalan Purnawirawan, Kota Bandar Lampung, Kamis (23/6/2022). Hadir dalam penandatangan akad ini diantaranya Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo, Direktur Bisnis Krisdianto, CEO Siger Innovation Hub Iwan Hardiansyah, Pihak Koperasi Sabalam Supriyanto. Pinjaman tersebut adalah penguatan modal kerja budidaya tanaman porang, yang merupakan komoditi dalam hal ketahanan pangan dan peningkatan komoditi ekspor Indonesia.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

KOPITU Bangkitkan Petani Milenial Dalam Acara Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)

22 Juni 2022


Komite Pengusaha Mikro Kecil menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) hadir dalam acara Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang di selenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian.

Program Pengembangan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda di Sektor Pertanian/ Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan International Found for Agricultural Development (IFAD). Sasaran Program YESS adalah generasi muda berusia 17 – 39 tahun yang berkontribusi dalam transformasi perdesaan dan pembangunan perdesaan yang inklusif.

Tujuan dari program YESS adalah menciptakan Job Creator Agribisnis (Wirausahawan Pertanian) dan Job Seeker di bidang pertanian sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal serta menghasilkan SDM pemuda perdesaan yang kompeten. Untuk mencapai tujuan tersebut, Program YESS berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya adalah lembaga keuangan untuk membatu Wirausahawan Pertanian dalam mengakses produk-produk layanan keuangan dan memberikan akses permodalan untuk para petani muda.

Dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Asdep Pembiayaan Usaha Mikro – Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Agritera Indonesia, Era Tani dan narasumber lainya. KOPITU sendiri dihadiri langsung oleh ketua umum KOPITU, Yoyok Pitoyo. KOPITU sendiri memberikan materi dengan fokus kepastian pasar dan solusi kesulitan permodalan bagi petani muda. “KOPITU sendiri memili E-Store yang dapat menampung produk pertanian, tentunya digitalisasi dalam berbagai aspek seperti pertanian ini dapat lebih diminati oleh para petani muda, tentunya dengan adanya kepastian pasar dalam komoditi pertanian, lembaga pembiayaan lebih mudah dalam memberikan skor kredit dan juga para petani yang membutuhkan modal memiliki portofolio hasil penjualan maupun pesanan yang akan di eksekusi. Dan banyak skema yang dapat memudahkan petani muda mendapat pembiayaan, mulai dari pembiayaan Konvesional bank Himbara dalam bentuk KUR, Pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP), maupun akses pembiayaan lainya” ujar Yoyok Pitoyo.

Dengan adanya skema dan solusi-solusi dalam memudahkan petani milenial dalam berinovasi menjadi wirausahawan petani muda, maka perlunya sinergi dari banyak pihak. KOPITU berharap acara YESS ini dapat membuka banyak peluang bagi para petani dalam berbagai aspek, dari mulai permodalan hingga pasar ekspor.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZEDADMINJUNE 21, 2022UNCATEGORIZED

Satu Syarat Penting Pinjam Uang ke Bank untuk Modal Usaha

Ilustrasi rupiah.

Mengajukan pinjaman merupakan salah satu solusi pengusaha ketika membutuhkan uang untuk kebutuhan bisnis. Mulai dari mengembangkan usaha, membayar utang, modal kerja, dan sebagainya. Pinjaman biasanya menjadi jalan terakhir yang ditempuh saat tidak memiliki kas ataupun dana darurat memadai. Jumlah yang diperlukan pun terbilang cukup besar, mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. Untuk kebutuhan pinjaman dengan nilai sebesar itu, kamu dapat memanfaatkan pinjaman beragun, seperti Kredit Multiguna (KMG) yang ditawarkan perbankan maupun pinjaman dari perusahaan atau lembaga pembiayaan. Tentu saja, mengajukan pinjaman tersebut memerlukan jaminan atau agunan berupa aset dan barang berharga sebagai salah satu syarat utama. Buat kamu pengusaha pemula atau yang baru pertama kali ingin mengajukan pinjaman untuk kepentingan bisnis, berikut jenis agunan yang bisa menjadi jalan keluar mengatasi kesulitan keuangan, seperti dikutip dari Cermati.com. 1. Properti Ada banyak jenis properti yang bisa diagunkan di Indonesia, seperti properti, berupa tanah dan bangunan yang memiliki bukti hak kepemilikan. Bangunan di sini maksudnya adalah rumah, ruko, gudang, maupun gedung yang dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Saat pengajuan pinjaman, kamu cukup menyerahkan sertifikat tanah atau bangunan untuk dijadikan jaminan kepada pihak bank atau perusahaan pembiayaan, rumah, ruko, gudang, bahkan gedung untuk ditawarkan kepada pihak bank. Contoh, kamu mengajukan KMG Rp 750 juta dengan menjaminkan rumah. Namun ternyata ketika di survei bank, kondisi rumah sudah tidak layak huni dan berada di gang sempit, sehingga tidak bisa diakses oleh kendaraan. Maka, nilai taksir rumah kamu akan turun. Misal dari semula kamu beli Rp 400 juta, appraisal bank hanya Rp 300 juta. Oleh karenanya, kamu harus mampu meyakinkan kreditur bahwa properti yang ingin dijaminkan tersebut memang bagus. Untuk rumah, rata-rata plafon kredit yang ditawarkan sekitar Rp 100 juta sampai di atas Rp 2 miliar dengan tenor bervariasi mulai dari dua sampai 10 tahun. 2. Mobil dan kendaraan lain Di Indonesia, kendaraan sudah sangat umum dijadikan agunan pengajuan kredit. Biasanya, kendaraan yang sering menjadi jaminan adalah motor, mobil, truk, dan lainnya. Khusus untuk mobil, nilai taksir tertinggi yang ditawarkan rata-rata Rp 100 juta dengan tenor maksimal lima tahun. Jarang ada yang melebihi angka tersebut, kecuali mobil debitur memiliki harga yang sangat mahal. Mobil sebenarnya bukan termasuk barang investasi, karena mobil mengalami penyusutan nilai dari tahun ke tahun. Untuk persyaratan pengajuan kredit dengan agunan mobil atau kendaraan, bank akan meminta jaminan BPKB asli, STNK, dan kunci kendaraan. Selain itu, mobil yang bisa diagunkan biasanya berusia tidak lebih dari 10 tahun. Baca Juga: Bunga Pinjaman Online Terbaru dan Cara Menghitungnya 3. Emas atau logam mulia Logam mulia, terutama emas merupakan salah satu jenis agunan kredit yang paling sering dijaminkan. Masyarakat memberikan agunan emas bukan hanya di perusahaan gadai milik BUMN saja. Tetapi juga di beberapa bank syariah yang menerima jaminan tersebut dalam pengajuan pinjaman. Itu karena aset ini hanya dapat diterima di bank syariah. Sedangkan di bank konvensional tidak diizinkan Bank Indonesia (BI). Nilai taksiran emas sebagai jaminan ditawarkan proporsional. Umumnya, sekitar 80 sampai 95 persen dari rata-rata harga jual emas. Bagi kamu yang mengoleksi emas perhiasan mahal dengan desain unik atau langka, mungkin akan sedikit kecewa bila menjadikan aset tersebut sebagai jaminan pinjaman. Kenapa? Karena tetap saja, bank syariah atau lembaga pembiayaan akan menaksir berat emas perhiasan saja tanpa memperhitungkan desain dan keunikannya. 3. Hasil ternak dan kebun Yang boleh menjaminkan hasil ternak dan kebun saat pengajuan pinjaman ini hanyalah peternak atau petani saja. Makanya, suku bunga yang ditawarkan untuk calon debitur tersebut sangat kompetitif. Untuk perkebunan, bank sering menerima hasil kebun kopi. Namun hanya kopi berkualitas tinggi yang dapat menjadi agunan pinjaman, seperti jenis Arabika Gayo. Sementara untuk ternak, biasanya yang kerap kali dijaminkan adalah hewan ternak, seperti sapi. Yang diterima bank hanya sapi betina produktif. Tetapi ada pula yang menerima sapi hamil dan sapi siap hamil. Umumnya para debitur yang rata-rata peternak mencari pinjaman ini untuk memperoleh Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS). Ajukan Pinjaman dengan Agunan sesuai Kebutuhan Sudah dicek, kamu punya aset atau barang berharga apa saja yang bisa dijadikan agunan? Mengajukan pinjaman dengan jaminan sebetulnya bukan masalah jika dananya akan digunakan untuk sesuatu yang produktif, seperti bisnis atau usaha. Namun pastikan memilih pinjaman dengan tepat dan sesuai kebutuhan, sehingga kamu dapat membayar cicilannya tepat waktu dan terhindar dari gagal bayar yang menyebabkan jaminan barang berhargamu disita bank atau lembaga pembiayaan.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

KemenKopUKM Gandeng Berbagai Pihak Wujudkan Program Prioritas Koperasi dan UMKM

E-commerce dapat menjadi platform pendampingan bagi UMKM lokal untuk menjangkau pasar mancanegara.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menggandeng berbagai pihak mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah provinsi dan daerah, hingga masyarakat dalam mewujudkan program prioritas Koperasi dan UKM sebagai upaya mendorong kebangkitan ekonomi nasional. Teten menegaskan, saat ini sekitar 70 persen program pendorong pemulihan ekonomi nasional berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM). Demikian, kerja sama dan sinergi stakeholders perlu dilakukan dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi rakyat. “Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat kabinet sering menegaskan, bahwa yang ada itu program kabinet bukan program kementerian. Saya juga meminta, program ini bukan hanya program kedeputian, tetapi program kementerian. Bersama-sama kita membangun spirit baru mewujudkan program prioritas ini,” kata Teten Masduki dalam pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan (Rakortekcan) Bidang Koperasi, UMKM dan Kewirausahaan Tahun 2022 di Bali dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/6). Teten melanjutkan, KemenKopUKM harus membangun spirit baru serta mencari ide alternatif baru terkait akses pembiayaan dan pasar. “Kita harus berhenti bekerja hanya sekadar formalitas. Pola pikir ini perlu diubah. Mulai punya semangat membangun ekonomi berbasis kerakyatan. Di mana hal ini menjadi landasan kerja kita. Jadi jangan hanya bekerja pada tataran penyerapan anggaran saja. Kita harus ubah itu. Komitmen bekerja secara penuh,” kata Teten. KemenKopUKM memiliki enam program prioritas yaitu, Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM, Major Project: Pengelolaan Terpadu UMKM, Implementasi Perpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional, Redesign: PLUT-KUMKM/The New PLUT sebagai Center of Excellence, Koperasi Modern melalui Korporatisasi Pangan (Petani dan Nelayan), dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem. Lebih jauh Teten mengatakan, pihaknya ingin memastikan enam agenda tersebut bisa dijalankan lewat sinergi kedeputian dan Pemerintah Daerah. Agenda besarnya adalah, bagaimana meningkatkan produktivitas, serta kualitas produk UMKM, sehingga bagaimana semua itu mendorong terwujudnya target kewirausahaan. “Saya ingin sampaikan, sinergi program ini sangat penting. Menyelaraskan produktivitas KUMKM dan menambah wirausaha baru untuk naik kelas,” kata Teten. Diakui Teten, selama ini pihaknya masih kesulitan menyusun program yang lebih presisi, lantaran belum memiliki data yang kuat. Kementerian saat ini hanya melihat data statistik UMKM yang sekarang. Teten melanjutkan, sinergi perlu dilakukan. “Jika kita tidak punya data yang lebih lengkap, kita tidak tahu data yang dibutuhkan UMKM. Karena itu pendataan lengkap menjadi prioritas, supaya bisa menyusun perencanaan program evaluasi yang lebih presisi dalam menjawab kebutuhan UMKM. Agar mereka bisa naik kelas meningkatkan produktivitas dan kualitas UMKM bersaing di masa depan,” kata Teten. Selanjutnya, bagaimana mengimplementasi program major project. Produk unggulan di satu daerah yang potensinya memiliki potensi permintaan pasar yang besar, tetapi supply chain-nya masih kurang. “Maka kita jemput bola, tidak bisa kita diam saja, pasif. Pendekatan kita berubah menjadi lebih proaktif. Terutama bagi UMKM yang memiliki keunggulan domestik untuk kita perbaiki, membangun ekosistem dan rantai pasoknya, agar UMKM kita fokus. Kita fokus menggarap produk UMKM yang punya potensi besar,” kata Teten. Sementara untuk pengembangan kewirausahaan nasional, bagaimana target menyiapkan diri menjadi negara maju, yang minimal harus mencapai 4 persen. “Saat ini rasio kewirausahaan kita baru 3,18 persen, ini sudah bertahun-tahun, kritik bahwa program UKM belum cukup relevan, efektif untuk melahirkan atau mencetak wirausaha mapan,” ujarnya. Sampai tahun 2024, KemenKopUKM menargetkan 1 juta wirausaha mapan. Untuk itu Pemda juga harus punya target, agar target tersebut bisa dikembangkan untuk naik kelas. Inisiatif terutama kalangan anak muda dan kampus yang memperoleh pendidikan tinggi, perlu menyiapkan wirausaha muda untuk masa depan baik di pasar dalam negeri dan global. “Ini juga yang perlu kita kaitkan dengan redesign PLUT, betul-betul menjadi rumah bersama UMKM. Bukan hanya sebagai konsultasi saja. PLUT menjadi bagian melahirkan/mencetak wirausaha mapan baru, maupun digitalisasi UMKM hingga 30 juta UMKM, yang saat ini baru 19 juta,” kata Teten. Kemudian program Pengentasan Kemiskinan yang saat ini mencapai 4 persen. Berbeda dengan Kemensos, KemenKopUKM lebih menekankan ke pemberdayaan ekonomi. Koperasi modern menjadi bagian yang dituntaskan, modern bukan hanya model bisnisnya melainkan manajemennya. “Banyak koperasi jadul, mindsetnya masih lemah. Saya kira perlu reforma, bagaimana transformasi koperasi dengan mengadopsi teknologi digital. Kita juga punya masalah besar Koperasi Simpan Pinjam (KSP),” kata Teten. Saat ini, KemenKopUKM sedang menangani 8 KSP bermasalah dengan total kerugian mencapai Rp26 triliun. Kementerian telah membentuk satgas, memastikan 8 koperasi bermasalah menjalankan putusan PKPU. “Terus terang jika ini tidak diatasi, bisa menjadi bom waktu di kemudian hari. Sebagaimana yang telah dilakukan Bareskrim dan PPATK, semoga ini berjalan baik. Namun kita mesti memperbaiki sektor pengawasan agar lebih baik. Sehingga kami melihat perlunya meninggalkan legacy perbaikan koperasi ke depan yang perlu diprioritaskan, yakni lewat Revisi Undang-Undang (UU) Perkoperasian,” kata Teten.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

KOPITU Participates in the Success of Bali’s Economic Recovery Momentum Through Sister City Darwin City & Denpasar City

Friday, June 17, 2022

The United Indonesia Micro, Small and Medium Enterprises Committee (KOPITU) has been successful in facilitating the Sister City collaboration between Denpasar City and Darwin City, Australia as a form of commitment from the vision and mission to participate in developing the regional economy.

Starting with the KOPITU audience to the Denpasar City Government to participate in generating the economy and human resources, tourism and agriculture and various other sectors. Until it came to the point of collaborating with Sister City.

In a series of signings of the Sister City MOU which was attended by Lord Mayor The Hon Jon Vatkalis and the Australian business delegation in Denpasar.

The signing of the Sister City MOU was also accompanied by an SMEs Exhibition for KOPITU members who displayed products such as Coffee, processed Taro Beneng, Honey, Crafts and other processed SME products which were greeted with enthusiasm and interest by the delegates of the city of Darwin.

In the technical meeting after the signing of the Sister City MOU, KOPITU was the first to provide material and proposals related to employment, investment, agriculture and health which received positive responses from the delegates to be able to hold further meetings.

The matching business is also an important agenda for KOPITU so that MSMEs and other business sectors can participate in this MOU. The emphasis in this matching business is about Agriculture in the fields of Biosecurity and Agricultural Harvest Technology, as well as the implementation of Sister City towards Sister University & School to be able to increase human resources in various fields of vocational training and certification. Of course, with the opening of HR opportunities to work in Australia, especially in the city of Darwin.

Technical meetings and special discussions between the Darwin city delegation and KOPITU became the first step in the success of the MOU Sister City Denpasar & Darwin. By carrying out the Matching Business, which is of course still within the framework of the Sister City MOU, it is hoped that more benefits will be obtained by the two cities.

Furthermore, KOPITU and Denpasar City Representatives will make a return visit to Darwin City to follow up on existing or planned collaborations to be developed and executed in real time.

“The Sister City and Matching Business Program that KOPITU carries out is a commitment to carrying out KOPITU’s Vision and Mission, one of which is encouraging MSMEs to Go Global,” said Yoyok Pitoyo. After Darwin, KOPITU also proposed continuing Sister City in other cities such as Perth and also other countries such as Japan and South Korea.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

KOPITU Ikut Mensukseskan Momentum Pemulihan Ekonomi Bali Melalui Sister City Kota Darwin & Kota Denpasar

Jumat, 17 Juni 2022

Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) telah sukses dalam memfasilitasi kerjasama Sister City antara Kota Denpasar dengan Kota Darwin Australia sebagai bentuk komitmen dari visi misi untuk turut serta dalam mengembangkan ekonomi di daerah.

Mengawali dengan audiensi KOPITU ke Pemerintah Kota Denpasar untuk turut serta dalam membangkitkan ekonomi dan sumber daya manusia, pariwisata serta pertanian dan berbagai sektor lainya. Hingga sampai di titik untuk melakukan kerjasama Sister City.

Dalam rangkaian penandatangan MOU Sister City yang dihadiri langsung Lord Mayor The Hon Jon Vatkalis beserta jajaran delegasi bisnis Australia di Denpasar.

Dalam acara penandatanganan MOU Sister City ini juga di barengi dengan acara Pameran UKM anggota KOPITU yang memerkan produk-produk seperti KOPI, olahan Talas Beneng, Madu, Kerajinan serta olahan-olahan produk UKM lainya yang disambut antusias dan ketertarikan oleh para delegasi kota Darwin

Di dalam rapat teknis setelah acara penandatangan MOU Sister City, KOPITU jadi yang pertama memberikan materi serta usulan-usulan terkait ketenagakerjaan, Investasi, Pertanian maupun kesehatan yang mendapat tanggaan positif dari para delegasi untuk bisa melakukan rapat lebih lanjut.

Bisnis matching juga menjadi agenda penting untuk KOPITU agar UMKM maupun sektor usaha lainya dapat ikut berpatisipasi dengan adanya MOU ini. Hal yang menjadi titik berat dalam Bisnis matching ini adalah tentang Pertanian dalam bidang Biosecurity dan Teknologi Panen Pertanian, Serta Implementasi dari Sister City ke arah Sister University & School untuk bisa meningkatkan SDM dalam berbagai bidang pelatihan vokasi dan sertifikasi. Tentunya dengan terbukanya peluang SDM untuk bekerja di Australia kususnya di kota Darwin.

Rapat teknis dan diskusi kusus antara delegasi kota darwin dengan KOPITU menjadi langkah awal dalam mensukseskan MOU Sister City kota Denpasar & Darwin. Dengan dilakukanya Bisnis Matching yang tentunya masih dalam rangka MOU Sister City diharapkan lebih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang akan di dapatkan kedua Kota tersebut.

Selanjutnya KOPITU dan Perwakilan Kota Denpasar akan melakukan kunjungan balik ke Kota Darwin untuk menindak lanjuti kerjasama-kerjasama yang sudah ada maupun direncanakan untuk bisa segera dikembangkan dan di eksekusi secara nyata.

“Program Sister City dan Bisnis Matching yang KOPITU lakukan adalah komitmen dalam menjalankan Visi Misi KOPITU, Salah satunya yaitu mendorong UMKM untuk Go Global” ujar Yoyok Pitoyo. Setelah Darwin, KOPITU juga mengusulkan melanjutkan Sister City di kota lain seperti Perth dan juga negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

KOPITU Berikan Materi dan Prospek Kerjasama sister city dengan Delegasi Darwin, Australia di Denpasar

Selasa, !4 Juni 2022
Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) hadir dan menjadi pemateri dalam pertemuan teknis delegasi kota Darwin, Australia & Pemerintah Kota Denpasar dalam rangkaian acara penandatanganan MOU Sister City antara kota Darwin, Australia & Kota Denpasar.

Dalam kegiatan rapat teknis ini dibuka oleh Dr Alice Percy Selaku General Manager City of Darwin dengan di damping delegasi lain dari Australia, Ms Pompea Sweet selaku Director Migration NT Northern Territory Government, Ms Gina Cassimatis, Ms Jenny Roberts, Ms Alana Anderson, Mr Glen Hingley, Ms Kate Heelan, Mr Iain Forrest, dan Ms Sarah Andrews.

KOPITU Sendiri dihadiri langsung oleh Ketua Umum, Yoyok Pitoyo beserta perwakilan DPW KOPITU Bali & DPD KOPITU Denpasar. Dalam Kesempatan memberikan materi diskusi pertama ini. Yoyok Pitoyo menyampaikan “Penandatangan MOU Sister City yang sudah kita saksikan bersama merupakan langkah awal untuk mengeksekusi program-program dan bersinergi dalam membentuk kerjasama dalam berbagai sektor seperti ekonomi, pariwisata, pertanian dan pendidikan vokasi untuk mengembangkan SDM di Denpasar”

Beberapa topic yang di usung KOPITU mendapat tanggapan positif dari para delegasi kota Darwin, seperti membuka peluang untuk menggunakan DAMA Visa bagi para lulusan yang ingin bekerja di Denpasar, membuka peluang lebih banyak pekerjaan menggunakan Work & Holiday Visa, pelatihan pelatihan skill untuk para siswa, pengembangan ekosistem pariwisata dan pengembangan teknologi pertanian.

Dr Alice Percy Selaku General Manager City of Darwin Menyampaikan “Kita akan membahasanya lebih detail bersama-sama dan kami siap mendukung apa yang disampaikan oleh Yoyok Pitoyo dan segera membuat kerjasama yang bisa menguntungkan berbagai pihak lewat MOU Sister City ini, dan tentunya untuk mengkesekusi program-program yang sudah dan akan direncanakan”

KOPITU siap membuka kerjasama dalam berbagai bidang dengan para delegasi kota Darwin dibawah kerangka kerja MOU Sister City tersebut, diharapkan dalam kerjasama ini banyak peluang ekonomi, pariwisata, pendidikan dan lainya dapat berkembang untuk kedua kota tersebut.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

Ratusan Produk UMKM Indonesia Tampil di Event Java in Paris

Pembukaan event Java in Paris yang berlangsung di Paris, Juni 2022.

Shopee bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris, dan Le BHV Marais Paris, menghadirkan program “Java in Paris”. Program tersebut membawa ratusan jenis produk UMKM lokal untuk melantai di Le BHV Marais, salah satu department store terbesar di Prancis, bagian dari jaringan Galeries Lafayette. Setelah melewati proses kurasi tim di Paris, mulai 8 Juni hingga 17 Juli 2022, ratusan jenis produk ini akan dipamerkan dan dijual di Le BHV Marais.

Program ini menjadi lanjutan dari kesuksesan pembukaan Kampus UMKM Shopee Ekspor Solo yang berhasil membawa lebih dari 10.000 UMKM Solo bisa ekspor dalam waktu 1 tahun. Program ini juga merupakan realisasi komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung UMKM Kota Solo naik kelas dan berdaya saing global melalui promosi di salah satu kota kiblat fesyen dunia. Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monako, dan UNESCO, Mohamad Oemar menyampaikan bahwa program Java in Paris merupakan sinergi yang baik dari pemerintah pusat, daerah, dan juga swasta. Selain itu, dengan kurasi langsung yang dilakukan oleh tim dari Le BHV Marais, maka produk yang ditawarkan sudah memenuhi kriteria di pasar Paris. “Kolaborasi dengan toko, restoran, atau fashion designer ternama di Prancis adalah strategi untuk bisa membawa produk-produk ekonomi kreatif Indonesia ke Prancis. Karena kurasi dilakukan langsung oleh pihak toko, restoran, dan fashion designer tersebut, sehingga sesuai dengan selera pasar di Prancis dan sesuai standar Uni Eropa,” kata Omar dalam keterangan resmi, Kamis (9/6/2022). Sementara itu Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming dalam sambutannya mengatakan event ini merupakan momentum yang sangat baik bagi UMKM dapat melompat lebih tinggi dan menembus pasar dunia. “Java in Paris menjadi sebuah pencapaian baru bagi UMKM lokal agar bisa dikenal dan diminati di pasar Eropa. Melalui produk-produk UMKM ini, kita juga bisa memperkenalkan cerita dan nilai budaya meskipun ini hanya bagian kecil dari budaya Indonesia yang begitu luar biasa. Kami berterima kasih kepada KBRI Paris Prancis, BHV Marais, dan Shopee Indonesia atas sinergi dan dukungan yang luar biasa, karenanya kita bisa menyaksikan Buah Karya Bangsa di panggung dunia,” jelas Gibran.

Director of BHV MARAIS Home & Eataly Paris Marais Purchasing, Amandine de Souza menyampaikan event ini akan membuat pelanggan Le BHV Marais bisa merasakan pengalaman langsung tentang produk Indonesia. “Indonesia memiliki budaya yang kaya, namun, masih sedikit masyarakat Prancis dan Eropa yang mengetahui hal ini. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Shopee untuk mengurasi brand dan produk terbaik dari Indonesia agar bisa ditampilkan kepada para pengunjung di Paris,” jelas dia. Java in Paris merupakan bagian dari aktualisasi pemberdayaan UMKM lokal yang terus bergerak maju dan kini dapat menjangkau pasar dunia. Hal ini terus didukung oleh Shopee melalui program seperti Kampus UMKM Shopee dan Kampus UMKM Shopee Ekspor yang telah hadir di 9 kota dan berhasil melatih puluhan ribu UMKM lokal dan membantu lebih dari 180.000 UMKM lokal dapat menjangkau pasar baru seperti Vietnam, Malaysia, Thailand, bahkan Brasil dan Meksiko. Director & Country Head Sea Indonesia, Kiky Hapshary menjelaskan inisiatif program Java in Paris ini hadir untuk mendukung UMKM lokal. Sementara itu Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Handhika Jahja, menjelaskan pihaknya mengembangkan UMKM melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. “Program Java in Paris kami sinergikan dengan Pemerintah Kota Surakarta dan juga sekaligus menandai 1 tahun berdirinya Kampus UMKM Shopee Ekspor Solo. Ini adalah waktunya bagi UMKM untuk tidak hanya berjaya di Indonesia, tapi juga bisa eksis di kancah internasional,” jelas Dhika. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Follow us :

TAGAR: #Usaha#G20#IndonesiaG20#SuksesExpor #UMKM#umkmkopitu#goExpor#goGlobal#ukmnaikkelas#yoyokpitoyo#KOPITU

Facebook : https://www.facebook.com/kopitupusat

Grup Facebook : https://www.facebook.com/groups/656213288473045/

Twitter : https://twitter.com/KomiteKecil

Instagram : https://www.instagram.com/kopitu_/

Tik-Tok : https://www.tiktok.com/@kopitujaya2022

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCpY1NmvOFZlvOqVtPSsrnDAADMINJUNE 8, 2022UNCATEGORIZED

EnglishIndonesian
Open chat
butuh bantuan?
Ada yang bisa KOPITU Bantu?
tanyakan keluhan anda